Penulis : Aqila Tazkia
Editor : Fauziah Akmal
Foto : Tribunnews

Jambi – Peristiwa yang sempat mewarnai kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekelompok mahasiswa Universitas Jambi belakangan ini viral di media sosial. Dilansir dari TribunJambi kejadian berawal dari video Instastory berdurasi 16 detik yang memperlihatkan beberapa mahasiswa yang sedang bercanda ketika berbelanja di sebuah minimarket. Dalam candaannya terselip kata-kata yang menghina desa tempat mereka KKN, yaitu Desa Kubu Kandang yang berlokasi di Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Jambi. Aksi tersebut membuat masyarakat setempat tidak terima dan marah.

Setelah terjadi silang sengketa antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Kubu Kandang, kepala desa bersama ketua adat setempat dan beberapa tokoh masyarakat memberikan sanksi atas perbuatan mereka. Para mahasiswa tersebut dikenai denda adat berupa kambing beserta selemak semanis, pisau sebilah, kain putih sekabung, asam-asaman, dan sirih seminang lengkap. Semua denda tersebut sudah dipenuhi pada Selasa malam (23/11/2021). Mahasiswa KKN juga menyampaikan permohonan maaf atas sikap dan ucapan mereka. Lebih lanjut, pihak Universitas Jambi pun telah meminta maaf atas perbuatan mahasiswanya serta memberi apresiasi tinggi kepada Pemerintah Desa Kubu Kandang karena telah memfasilitasi dan melakukan mediasi masalah tersebut dengan baik.

Sebagai salah satu Tridharma Perguruan tinggi, KKN merupakan bentuk perkuliahan dalam hal pengabdian kepada masyarakat. KKN menjadi sarana bagi mahasiswa dalam mengembangkan dan mempraktikkan kompetensinya di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi kewajiban bagi setiap mahasiswa yang ingin lulus kuliah. Dalam pelaksanaannya, pihak universitas pasti akan memberikan pembekalan mengenai apa itu KKN, penyampaian materi, memberikan gambaran program, serta memotivasi mahasiswa dalam menjalani KKN. Tujuannya agar mahasiswa mendapat wawasan dan keterampilan serta mengetahui teknik pelaksanaan sehingga seluruh rangkaian kegiatan KKN dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Perlu diingat bahwa Indonesia memiliki keberagaman budaya dan kondisi sosial masyarakat sesuai daerahnya. Dalam melakukan kegiatan pengabdian masyarakat seperti KKN ini dibutuhkan pemahaman mengenai adat dan norma yang berlaku di desa tempat mengabdi. Selain itu, mahasiswa KKN sebagai agen perubahan juga harus menjaga tingkah laku dan komunikasi yang santun. Aspek tersebut diperlukan untuk menjalin hubungan baik antara mahasiswa dan warga. Kegiatan KKN harus dapat memberdayakan masyarakat dan benar-benar membawa manfaat. Karena esensi dari KKN adalah sebagai sarana pembelajaran untuk jangka panjang lewat belajar bersama dengan warga untuk membangun desa.

https://www.tribunnews.com/regional/2021/11/28/fakta-viral-mahasiswa-kkn-di-jambi-diusir-warga-karena-hina-nama-desa-dikenai-sanksi-adat?page=3

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.