Penulis: Isnaini Nur Khotijah
Editor: Miftah Nur Fauziah
Foto: Instagram @fbyputrinc

Hello sobat GetInfoo! Pasti tidak asing dengan Feby Putri yang dikenal sebagai musisi dengan musik sendunya. Kali ini Feby berkolaborasi dengan Fiersa Besari sebagai rekan duetnya di lagu “Runtuh”. Lagu ini diliris pada tanggal 1 Oktober 2021 lalu yang sekarang memiliki lebih dari 14 juta penonton.
“Runtuh” sendiri mengisahkan tentang seseorang yang pura-pura bahagia dan akhirnya ia belajar untuk menerima dirinya sebagai manusia biasa yang kadang bisa sedih dan terluka.

Lagu “Runtuh” cocok didengarkan sambil minum kopi dikala hujan tiba, apalagi yang lagi banyak masalah dalam hidupnya. Misal yang lagi stress mikir skripsi yang belum selesai lagu ini sebagai jawabannya karena hidup adalah penerimaan diri walaupun pura-pura bahagia.

Runtuh sendiri bermakna sebuah masalah yang ruyam dan membebani diri sampai terpuruk, namun lingkungan memaksa untuk terlihat baik-baik saja seakan bahagia, walaupun merelakan tidak selalu mudah bagi setiap manusia. Mengikhlaskan tidak selalu sebagai jawabannya karena manusia berbeda-beda, bisa dengan hanya didengarkan, dipeluk, disenyumin bahkan ada yang didiamkan saja. Jadi jangan pernah patah semangat saat menghadapi masalah, karena setiap manusia memiliki masalahnya masing-masing. Nah, gimana nih makna “Runtuh” menurut sobat GetInfoo?

Berikut lirik lagu “Runtuh” dilansir dari Chanel YouTube resmi Feby Putri NC:

Ku terbangun lagi, di antara sepi
hanya pikiran yang ramai
Mengutuki diri, tak bisa kembali
tuk mengubah alur kisah

Ketika mereka meminta tawa
ternyata rela tak semudah kata

Tak perlu khawatir, ku hanya terluka
Terbiasa tuk pura-pura tertawa
Namun, bolehkah sekali saja ku menangis
Sebelum kembali membohongi diri

Ketika kau lelah, berhentilah dulu
Beri ruang, beri waktu

Mereka bilang, syukurilah saja
Padahal rela tak semudah kata

Tak perlu khawatir, ku hanya terluka
Terbiasa tuk pura-pura tertawa
Namun, bolehkah sekali saja ku menangis
Sebelum kembali membohongi diri

Ha, ha, ha-ah
Ha, ha, ha-ah
Ha, ha, ha-ah-oh

Kita hanyalah manusia yang terluka
Terbiasa tuk pura-pura tertawa
Namun, bolehkah sekali saja ku menangis
Ku tak ingin lagi membohongi diri

Ku ingin belajar menerima diri.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *