Penulis : Fitri Siyami
Editor : Risa Evita Yunita Sari
Foto: Tempo,co

Dilansir dari TEMPO.CO – Puluhan patok di perbatasan antara Indonesia-Timor Leste yang berada di sepanjang wilayah perbatasan Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan hilang karena faktor alam.

“Selain itu, puluhan lainnya juga nyaris hilang karena tergerus banjir saat musim hujan,” kata Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro di Atambua (4/10/2021).

554 patok yang terletak di perbatasan antara Indonesia-Timor Leste, dinyatakan hilang dengan total sekitar 68 patok. Sedangkan 36 patok lainnya nyaris akan hilang.

Menurut Bayu, “Permasalahan yang mungkin kami hadapi di sini adalah kami tidak ada kewenangan untuk memperbaiki patok. Kemudian juga mungkin selama ini belum ada perbaikan patokan–patokan perbatasan kita, yang kami khawatirkan akan semakin hilang,” ujarnya.

Pada saat musim hujan, kondisi patok-patok batas negara ini rawan terbawa banjir. Sebab, posisi tanah sudah tergerus yang sedikit lagi mungkin terkena banjir dan sebagian akan hilang.

Beliau mengkhawatirkan kondisi jika patok-patok di wilayah perbatasan tersebut hilang, maka akan semakin bahaya. Karena tidak ada yang tahu kondisi kedepannya.

“Jadi ini memang karena faktor alam. Selama ini tidak ada, baik dari Indonesia ataupun Timor Leste yang mengubah posisi patok. Tidak ada,” katanya.

Di sepanjang wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste terdapat tiga jenis patok, yaitu jenis patok Karakteristik PBN Darat. Jenis patok ini bergambar bendera Indonesia dan Timor Leste. Bendera ini menunjukkan bahwa akan masuk wilayah negara tetangga. Patok batas negara ini berfungsi sebagai tanda batas kedua negara antara RI dengan Timor Leste. Dua jenis patok lain, yakni “Common Border Datum Reference Frame” (CBDRF) dan “Border Sign Post” (BSP), jelasnya.

Sumber : TEMPO.CO
https://nasional.tempo.co/read/1513707/puluhan-patok-perbatasan-indonesia-timor-leste-hilang/full&view=ok

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *